Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), mempersiapkan pengamanan demi kenyamanan selama liburan Natal maupun Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Menurut Kepala Satpol PP Palembang, Herison, pihaknya menerjunkan lima orang di tiap Pos Komandi Taktis (Poskotis) Bersama personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) khusus di tempat-tempat wisata.
“Sebenarnya rutin ada penjagaan di tempat wisata seperti Benteng Kuto Besak (BKB) dan Kambang Iwak (KI). Tetapi sekarang ini banyak personel di Poskotis. Tiap Poskotis kita sebar lima orang personel,” kata Herison kepada Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang, Minggu (21/12/2025).
Herison menjelaskan, pihaknya juga menjalankan arahan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, agar memanfaatkan Closed Circuit Television (CCTV) yang aktif memantau kota selama 24 jam. Satpol PP Palembang pun mendapat dukungan dari Diskominfo yang mengelola beberapa titik CCTV.
“Pemanfaatan CCTV seperti arahan Pak Wali Kota, terutama di posko dipantau 24 jam. Dikominfo ada mengelola bebeapa titik, seperti Jembatan Ampera dan BKB. Kita focus melakukan pengawasan di sana.” ujarnya.
Pengawasan ketat oleh personel maupun melalui CCTV di Jembatan Ampera, BKB, maupun di Kambang Iwak, menjadi penting untuk dilakukan. Mengingat tiga lokasi itu menjadi tujuan wisata warga Palembang maupun pendatang.
Jembatan Ampera maupun BKB sering dijadikan wisatawan sebagai tempat berfoto atau nongkrong menikmati pemandangan Sungai Musi. Begitu juga dengan BKB yang sering dijadikan tempat untuk naik atau turun penumpang kapal yang mengarungi Sungai Musi, atau sekadar mendatangi Pulau Kemaro.
Sedangkan wisata Kambang Iwak lebih sering dijadikan tempat olahraga senam atau jogging oleh warga Palembang. Pada pagi hari atau sore, kawasan Kambang Iwak menyediakan jajanan yang diburu oleh pecinta kuliner.
Berdasarkan data Diskominfo, Pemkot Palembang telah memiliki total 41 titik CCTV di berbagai lokasi strategis untuk keamanan dan pemantauan lalu lintas. Sebanyak 15 unit CCTV bisa diakses publik secara real-time melalui situs situs cctv.palembang.go.id.
CCTV itu mencakup area penting seperti Jembatan Ampera, BKB, Masjid Agung, dan persimpangan utama lainnya untuk menciptakan kota lebih aman dan transparan. Seperti di Simpang 4 Charitas, Simpang 5 DPRD, Simpang Polda, Simpang Angkatan 45, Masjid Agung, BKB, Parkir di bawah Jembatan Ampera, BKB 2 (Dermaga Point), Kambang Iwak, Punti Kayu, Pasar 16, dan Terminal Karya Jaya.
Detail Penambahan CCTV:
• Jumlah Total: 41 titik CCTV.
• Titik yang Bisa Dipantau Publik: 15 titik (titik rawan).
• Tujuan: Memperkuat keamanan, memantau lalu lintas, mengawasi potensi gangguan ketertiban, dan mendukung penerapan Perda.
Lokasi Titik CCTV:
• Simpang 4 Charitas, Simpang 5 DPRD, Simpang Polda, Simpang Angkatan 45.
• Masjid Agung, Benteng Kuto Besak (BKB).
• Bawah Jembatan Ampera, BKB 2 (Dermaga Point).
• Kambang Iwak, Punti Kayu, Pasar 16.
• Terminal Karya Jaya (berbagai sudut).
• Titik Banjir KM 12.
Cara Akses:
Masyarakat bisa mengakses 15 CCTV publik tersebut secara langsung melalui situs situs resmi
CCTV Kota Palembang https://cctv.palembang.go.id/